Profil Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima yang Siagakan Seluruh Tentara

Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga 1, Berikut Profil dan Rekam Jejak Jenderal TNI Agus Subiyanto

Panglima TNI Jenderal TNI H. Agus Subiyanto kini menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi setelah ia mengeluarkan telegram yang berisi pelaksanaan Siaga 1 bagi seluruh personel TNI. Perintah tersebut dikeluarkan sebagai respons terhadap situasi geopolitik yang sedang memanas, khususnya konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Telegram yang dikeluarkan oleh Panglima TNI Nomor TR/283/2026 ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026. Dalam telegram tersebut, Jenderal Agus Subiyanto memberikan tujuh perintah atau instruksi kepada seluruh personel TNI untuk meningkatkan kesiapan dan persiapan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.

Profil Jenderal TNI Agus Subiyanto

Jenderal TNI H. Agus Subiyanto lahir pada 5 Agustus 1967 di Baros, Cimahi Tengah, Cimahi, Jawa Barat. Ia merupakan putra dari Serka (Purn.) Deddy Unadi. Saat ini, Jenderal Agus Subiyanto menjabat sebagai Panglima TNI. Ia dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada tanggal 22 November 2023, menggantikan posisi Laksamana TNI (Purn.) H. Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A.

Jenderal Agus Subiyanto memiliki gelar lengkap Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Ia adalah perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD). Selama kariernya, ia telah menempuh berbagai pendidikan militer seperti Sussarcab Infanteri (1991), Komando, Dik Free Fall, Dik PARA Madya, Diklapa I, Suslapa Infanteri (2000), Seskoad (2006), Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI (2015), Lemhannas (2019).

Karier Militer yang Mengesankan

Jenderal Agus Subiyanto memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di dunia militer Tanah Air. Ia pernah menjabat beberapa posisi strategis dalam institusi TNI AD, seperti Kasi Ops Sektor A di Timor Timur, Danyon 22 Grup 2 Kopassus, Kapen Kopassus, Dandim 0735/Surakarta (2009–2011), Waasops Kasdivif 2/Kostrad (2011–2014), Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2014–2015), dan Dosen Madya Seskoad (2015).

Ia juga pernah menjadi Pamen Denma Mabesad (2015–2016), Danrindam II/Sriwijaya (2016), Danrem 132/Tadulako (2017), Pamen Denma Mabes TNI (2018), Wadanpussenif Kodiklatad (2019), Danrem 061/Suryakancana (2020), Danpaspampres (2020), Pangdam III/Siliwangi (2021), Wakasad (2022), dan KSAD (2023). Setelah itu, ia naik jabatan menjadi Panglima TNI.

Harta Kekayaan Jenderal TNI Agus Subiyanto

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 27 Maret 2024, harta kekayaan Jenderal TNI Agus Subiyanto mencapai Rp. 19.572.249.865. Dalam laporan tersebut, Jenderal Agus Subiyanto diketahui tidak memiliki hutang. Harta terbesarnya terdiri dari tanah dan bangunan yang mencapai Rp. 16.300.590.000.

Berikut rincian harta kekayaan milik Jenderal TNI Agus Subiyanto:

  • Tanah dan Bangunan: Rp. 16.300.590.000
  • Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI: Rp. 750.000.000
  • Tanah Seluas 898 m2 di KAB / KOTA PANGANDARAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.024.990.000
  • Tanah Seluas 240 m2 di KAB / KOTA KARANGANYAR, HASIL SENDIRI: Rp. 600.000.000
  • Tanah Seluas 162 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI: Rp. 1.650.000.000
  • Tanah Seluas 2000 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI: Rp. 3.300.000.000
  • Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG BARAT, HASIL SENDIRI: Rp. 750.000.000
  • Tanah Seluas 20050 m2 di KAB / KOTA POSO, HASIL SENDIRI: Rp. 50.000.000
  • Tanah Seluas 710 m2 di KAB / KOTA KOTA CIMAHI , HASIL SENDIRI: Rp. 2.499.200.000
  • Tanah Seluas 510 m2 di KAB / KOTA KOTA CIMAHI , HASIL SENDIRI: Rp. 1.795.200.000
  • Tanah Seluas 149 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI: Rp. 750.000.000
  • Tanah Seluas 1184 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 2.131.200.00

  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp. 70.000.000

  • Mobil, Nissan Mini Bus Tahun 2011, HASIL SENDIRI: Rp. 70.000.000

  • Harta Bergerak Lainnya: Rp. 1.585.750.000

  • Surat Berharga: Rp. ----

  • Kas dan Setara Kas: Rp. 1.615.909.865

  • Harta Lainnya: Rp. ----

Sub Total: Rp. 19.572.249.865

Hutang: Rp. ----

Total Harta Kekayaan: Rp. 19.572.249.865